Langsung ke konten utama

Postingan

SEBUAH PERJALANAN HIDUP

       Aku melihat ke sekitar, dan semua orang tampak berlari.  Aku? Aku masih di sini, berjalan, pelan, bahkan sering terhenti.  Ada rasa seperti ingin bertanya, why am i so slow? Tapi aku tahu, perjalanan setiap orang itu beda.      Mungkin mereka berlari di jalan lurus, sementara aku sedang mendaki gunung yag penuh bebatuan.  It's hard, really.  Melihat orang lain sudah jauh di depan, sementara aku masih mencoba memahami langkahku sendiri.      Tapi apa salahnya berjalan lambat? Apa salahnya berhenti sejenak untuk menghela nafas? Slow progress is still progrss kan? Dan siapa tahu, mungkin aku akan sampai di tujuan yang lebih yaitu tempat yang memang tuhan siapkan khusus untukku. Jadi, buat kamu yang merasa seperti aku, kita tidak perlu terlalu keras pada diri sndiri.   Everyone has their own timing.  Kamu tidak terlambat.   You're just on a different path. Keep walking, even if it's slow. Because ev...
Postingan terbaru

ANTARA MEMAKLUMI ATAU DIMAKLUMI

       Sebanyak itu yang ternyata hal-hal yang kita maklumi diam-diam, seolah jadi kebiasaan. Kita biarkan hal menyakitkan lewat begitu saja tanpa banyak suara.       Kita diam, bukan karena tak merasa, tapi karena terlalu sering mengalah sampai lupa rasanya benar-benar di dengarkan.       Ada banyak luka yang kita bungkus rapi hanya karena ingin menjaga orang lain tetap nyaman, padahal kita sendiri sedang retak-retaknya, and the saddest part is... all of that. Semua yang sudah kita tahan, mereka bahkan tidak tahu. Not even a clue. Seolah rasa sabar kita seakan tak terlihat, seolah rasa sakit kita terlalu ringan untuk dianggap.       Aku mengerti rasanya jadi seseorang yang banyak paham tapi jarang dipahami, yang menenangkan tapi jarang ditenangkan, yang mengerti tanpa diminta, tapi menunggu dimengerti seolah menunggu musim yang tak kunjung datang, dan kita tetap bertahan. Berharap ada waktu dimana semua k...

ISI HATI ANAK PERTAMA

                                   Menjadi anak pertama itu bukan sekedar soal urutan lahir, tapi juga tentang beban yang diam-diam dipikul, tanggung jawab yang tanpa disadari diberikan, dan ekspektasi yang kadang terlalu tinggi untuk ukuran usia yang masih ingin dimengerti.      Anak pertama belajar banyak hal lebih dulu bukan karena siap, tapi arena harus. Mereka jadi perisai ketika orangtua sedang lelah, jadi contoh ketika adik-adiknya mulai tumbuh, jadi sandaran meski dirinya sendiri ingin bersandar.       Isi hatinya sering penuh, bukan cuma oleh tugas dan tanggung jawab, tapi juga oleh rasa takut gagal, takut mengecewakan, dan takut tidak cukup baik. dia belajar menangani diri sendiri, karena tak ingin merepotkan.      Dia menunda menangis karena harus terlihat kuat, dia belajar cepat dewasa, meski sebenarnya masih ingin menikma...

It's You

  💞💞      I a adalah laki-laki yang tidak ingin kehilangan perasaanku. Ia memiliki keinginan yang banyak, mimpi yang berjuta-juta, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Ia keras kepala, menyebalkan, atau bahkan ia seringkali egois.       Ia memang tidak selalu ingin menang, terlebih atasku. Ia laki-laki sederhana, begitu taat dengan agama, bersahaja, dan memiliki wibawa yang luar biasa.      Ia adalah teduhku, ia adala semangatku, ia adalah doaku, ia adalah semogaku, ia adalah harapanku, ia adalah senyumku, ia adalah tawaku, ia adalah tangisku, ia adalah bahagiaku, ia adalah duniaku, ia adalah cintaku, ia adalah sayangku, dan ia adalah laki-laki ku.      Aku ingin membahagiakannya, aku ingin menghiburnya, aku ingin menjaganya, aku ingin mendampinginya. Karena bagiku, ia adalah selamanya aku hidup. Ia bukan hanya sekedar laki-laki yang layak untuk dikagumi dengan jujur, Tetapi juga seorang laki-laki yang bisa dengan apa a...

What is LOVE?

Setelah menikah aku baru tahu arti cinta yang sesungguhnya  Cinta itu, bukan hanya sekedar kata-kata yang diumbar, tapi keyakinan yang benar, bukan hanya kalimat-kalimat mesra, tapi tuntunan menuju ke surga.      Bukan nafsu yang selalu menuntut pemenuhan yang menuntut adanya korban, yang hanya berujung pada penyesalan dan air mata.      Bukan janji yang berterusan, tapi akad nikah dengan nama Allah dan izin wali. Bukan juga kumpulan jumpa yang penuh nafsu, tapi penantian syar'i. yang jelas bukan bermaksiat dengan pacaran, bayangkan apa itu cinta yang mengizinkan perbuatan nista? yang allah larang malah dicari. sesorang mencari kebahagiaan, yang dia tahu hanya Allah yang mampu memberikan, tapi dia memilih jalan yang Allah murkai. Cinta adalah, mencintai Allah melebihi segalanya yang mampu memberi arti. Adalah menanti Allah yang bisa jadi hantaran menuju kebahagiaan. Adalah tanggung jawab, bukan hanya pakaian, makanan dan kediaman. Tapi juga kenyamanan,...

Bapak dan Mamah Mertua

  Dear Bapak dan Mamah Mertuaku..      Pak, Mah..      Maafkan menantumu ini, jika tak bisa memasak seenak masakan mamah. tapi menantu kalian ini akan berusaha yang terbaik untuk menghidangkan masakan yang lebih sedap lagi.       Maafkan menantumu, jika tidak bisa merawat rumah dengan baik. Tapi menantumu ini akan berusaha untuk merawat rumah dengan baik lagi.      Maafkan menantumu, jika gelarku hanyalah seorang wanita biasa, bukan Dokter ataupun Professor. Karena tugas menantumu ini hanya untuk menjadi istri yang sholehah dan menantu yang baik.      Aku tidak akan mengambil semua kasih sayang dari putramu, karena aku hanyalah pendatang baru yang melengkapi keluarga kalian. menantumu ini tahu perjuangan kalian dalam membesarkan putramu ini, Insya Allah, putramu tak sia-sia memilih menantumu ini menjadi istrinya karena, Insya Allah kita akan berjuang bersama untuk membuat kalian bahagia dan selalu terse...

Tentang Adik ku

        Bicara Tentang Adik..         Aku bukanlah tipe kakak yang lemah lembut, bahkan seringkali kata-kataku kasar ke adik ku, dan bicaraku kadang tidak bisa aku kendalikan. walau aku terlihat cuek, bahkan keras. Tapi, sebenarnya itu aku lakukan karena aku sangat menyayangi adik ku.     Ketika  dia terlelap dalam tidurnya, kadang mata ku berkaca-kaca saat melihatnya, lalu merenungi hal-hal yang kulakukan padanya yang mungkin menyakiti hatinya. tapi aku melakukannya karena aku tidak ingin dia merasakan apa yang pernah aku rasakan. Bagiku, cukup aku saja yang merasakannya.      D unia ini terlalu keras, dan bisa saja dia tidak bisa sekuat aku. Mungkin caraku mendidiknya kurang baik menurutnya, tapi andai dia tau, inilah caraku menyayanginya.     D ia adalah alasanku untuk tetap bertahan melanjutkan hidup. aku sangat ingin melihat dia bahagia suatu saat nanti.     B agiku, kamu tetap satu...