Cinta itu, bukan hanya sekedar kata-kata yang diumbar, tapi keyakinan yang benar, bukan hanya kalimat-kalimat mesra, tapi tuntunan menuju ke surga.
Bukan nafsu yang selalu menuntut pemenuhan yang menuntut adanya korban, yang hanya berujung pada penyesalan dan air mata.
Bukan janji yang berterusan, tapi akad nikah dengan nama Allah dan izin wali. Bukan juga kumpulan jumpa yang penuh nafsu, tapi penantian syar'i. yang jelas bukan bermaksiat dengan pacaran, bayangkan apa itu cinta yang mengizinkan perbuatan nista? yang allah larang malah dicari. sesorang mencari kebahagiaan, yang dia tahu hanya Allah yang mampu memberikan, tapi dia memilih jalan yang Allah murkai.
Cinta adalah, mencintai Allah melebihi segalanya yang mampu memberi arti. Adalah menanti Allah yang bisa jadi hantaran menuju kebahagiaan. Adalah tanggung jawab, bukan hanya pakaian, makanan dan kediaman. Tapi juga kenyamanan, ketenangan, kedamaian, bimbingan, terutama keimanan.
Kita berbicara tentang perjuangan, dakwah, kebenaran, dan membina ummat, disaat yang sama mendidik anak-anak pelanjut generasi islam. Ada pengorbanan, ada kesulitan, banyak kesabaran dan menuntut keikhlasan. Tapi, semua jelas dijalani di jalan Allah, bersama Allah.
Mari mengingat cinta yang membawa kita lebih mendekat pada allah, bukan yang melalaikan dan membuat nafsu duniawi yang akan disesali.
Mari mengingat cinta yang jadi jalan pelengkap setengah agama, cinta yang Allah perintahkan pada siapapun yang dia cintai.
created by: Fifi Nur'afiyah Somantri.

Komentar
Posting Komentar