Langsung ke konten utama

Tentang Adik ku




       Bicara Tentang Adik..
  

    Aku bukanlah tipe kakak yang lemah lembut, bahkan seringkali kata-kataku kasar ke adik ku, dan bicaraku kadang tidak bisa aku kendalikan. walau aku terlihat cuek, bahkan keras. Tapi, sebenarnya itu aku lakukan karena aku sangat menyayangi adik ku.
    Ketika dia terlelap dalam tidurnya, kadang mata ku berkaca-kaca saat melihatnya, lalu merenungi hal-hal yang kulakukan padanya yang mungkin menyakiti hatinya. tapi aku melakukannya karena aku tidak ingin dia merasakan apa yang pernah aku rasakan. Bagiku, cukup aku saja yang merasakannya. 
    Dunia ini terlalu keras, dan bisa saja dia tidak bisa sekuat aku. Mungkin caraku mendidiknya kurang baik menurutnya, tapi andai dia tau, inilah caraku menyayanginya.
    Dia adalah alasanku untuk tetap bertahan melanjutkan hidup. aku sangat ingin melihat dia bahagia suatu saat nanti.
    Bagiku, kamu tetap satu-satunya adik laki-laki yang sangat aku sayangi. mungkin kamu tidak percaya, tapi aku memang tidak bisa memperlihatkan rasa sayang itu. Hingga saat ini, mungkin aku belum menjadi kakak yang baik, kakak yang belum bisa di ajak bicara tentang kekhawatiran yang ada di dalam pikiranmu. 
    Percayalah bahwa doa ku akan tersalip khusus untuk adik laki-laki ku yang tampan ini. Teruntuk adik kecil ku yang kini tumbuh dewasa, aku hanya bisa berdoa dan berharap agar dia tidak merasakan pahitnya hidup sepertiku. Semoga nanti apa yang dia inginkan dapat terpenuhi. Meski kadang dia nampak menyebalkan, tapi aku menyayanginya, tidak ada yang boleh menyakitinya. 
    Tuhan, jangan buat dia merasakan hancurnya dunia, cukup aku saja yang merasakannya, dan akan ku ajari dia menghargai dan menghormati wanita
    Hidup terlalu sepi untuk dilalui sendirian, terimakasih telah tumbuh adik ku, walau kamu saksi setia dari emosi ku yang tak terbendung. Semoga kamu bersyukur akan adanya aku sebagai kakak perempuan mu, walau aku tidak terlalu dapat di andalkan.
    Tuhan, jika boleh meminta, permudahlah jalan adik ku, kabulkan cita-citanya, sebab dia harapan terakhir keluargaku. 
    Adik ku, maafkan aku yang mungkin telah gagal jadi kakak sekaligus contoh yang baik untuk mu, tapi kakak mu ini hanya ingin kamu bahagia dan tidak menyimpan trauma atas semua yang telah terjadi di keluarga kita.
    Tuhan, dengan lantang aku meminta, adik ku tidak boleh merasakan kesulitan yang pernah aku rasakan, dia tidak boleh tersesat dalam jalan apapun, aku harus jadi petanya, dia tidak boleh terlalu mandiri, karena aku akan menjadi backingan dia. 
Aku ingin ketika adik ku datang kepadaku untuk meminta sesuatu, aku selalu siap sedia memberikan semuanya selagi aku bisa, selagi aku ada, dan selagi aku mampu, aku ingin memberikan yang terbaik untuk adik ku ini.

Pesan untuk adik ku:  "jika nanti kamu sudah sukses kakak tidak akan meminta apa-apa kecuali 1 hal, sayangilah anak-anak kakak sebagaimana kakak menyayangimu".


                                                                                        created by: Fifi Nur'afiyah Somantri.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

laporan praktikum teknologi formulasi sediaan solid metode kempa langsung

NAMA ZAT AKTIF, KEKUATAN SEDIAAN DAN JUMLAH SEDIAAN Nama zat aktif            : CTM (Chlorpheniramini Maleas) Kekuatan Sediaan       : 4 mg Jumlah Sediaan           : 120 tablet 2.       FORMULA DAN METODE R/        CTM                            4mg Avicel : Strach                        70:30 Mg Stearat                  1% Talk                      ...

ISI HATI ANAK PERTAMA

                                   Menjadi anak pertama itu bukan sekedar soal urutan lahir, tapi juga tentang beban yang diam-diam dipikul, tanggung jawab yang tanpa disadari diberikan, dan ekspektasi yang kadang terlalu tinggi untuk ukuran usia yang masih ingin dimengerti.      Anak pertama belajar banyak hal lebih dulu bukan karena siap, tapi arena harus. Mereka jadi perisai ketika orangtua sedang lelah, jadi contoh ketika adik-adiknya mulai tumbuh, jadi sandaran meski dirinya sendiri ingin bersandar.       Isi hatinya sering penuh, bukan cuma oleh tugas dan tanggung jawab, tapi juga oleh rasa takut gagal, takut mengecewakan, dan takut tidak cukup baik. dia belajar menangani diri sendiri, karena tak ingin merepotkan.      Dia menunda menangis karena harus terlihat kuat, dia belajar cepat dewasa, meski sebenarnya masih ingin menikma...

ANTARA MEMAKLUMI ATAU DIMAKLUMI

       Sebanyak itu yang ternyata hal-hal yang kita maklumi diam-diam, seolah jadi kebiasaan. Kita biarkan hal menyakitkan lewat begitu saja tanpa banyak suara.       Kita diam, bukan karena tak merasa, tapi karena terlalu sering mengalah sampai lupa rasanya benar-benar di dengarkan.       Ada banyak luka yang kita bungkus rapi hanya karena ingin menjaga orang lain tetap nyaman, padahal kita sendiri sedang retak-retaknya, and the saddest part is... all of that. Semua yang sudah kita tahan, mereka bahkan tidak tahu. Not even a clue. Seolah rasa sabar kita seakan tak terlihat, seolah rasa sakit kita terlalu ringan untuk dianggap.       Aku mengerti rasanya jadi seseorang yang banyak paham tapi jarang dipahami, yang menenangkan tapi jarang ditenangkan, yang mengerti tanpa diminta, tapi menunggu dimengerti seolah menunggu musim yang tak kunjung datang, dan kita tetap bertahan. Berharap ada waktu dimana semua k...