|
NILAI
|
PARAF
|
|
|
|
LAPORAN PRAKTIKUM
BOTANI FARMASI
|
PERCOBAAN SACH
|
Nama / NPM : Hartati
Iswara ( A 141 064 )
Retno Anjarwati ( A 141 085 )
Diman Aguastian ( A 141 070 )
Piolani Putri Nurgeofani ( A 141 080 )
Fifi Nur Afiyah Somantri ( A 141 075 )
Kelas / kelompok : Reguler Pagi
B / C
Tanggal Praktikum : 6
Desember 2014
Tanggal Masuk Laporan : 15 Desember 2014
Asisten Laboratorium : Melvi
Sundalian S,Farm., Apt.
Sani Nurlaela F M.Si.,Apt

LABORATORIUM
ANATOMI FISIOLOGI MANUSIA
SEKOLAH TINGGI FARMASI
INDONESIA
YAYASAN HAZANAH
BANDUNG 2014
PERCOBAAN
SACHS
( IYODIUM
TEST )
I.
Tujuan
Melihat
terbentuknya amilum ( karbohidrat ) pada proses fotosintesis.
II.
Prinsip
Berdasarkan
terbentuknya amilum ( karbohidrat ) pada proses fotosintesis.
III.
Reaksi
6CU2+6H2O →
C6H1206+6O2+Energi
IV.
Teori
Suatu sifat fisiologi yang hanya
dimiliki khusus oleh tumbuhan ialah kemampuannya untuk menggunakan zat karbon
dari udara untuk diubah menjadi bahan organil serta asimilasikan didalam tubuh
tanaman peristiwa ini hanya berlangsung cukup cahaya dan oleh karna itu maka
asmilsi zat karbon disebut juga fotosintesis lengkap nya adalah bahwa
fotosintesis atau asmilasi zat karbon itu suatu proses dimana zat-zat organic H2Odan
CO2 oleh kitorofil diubah
menjadi zat organik karbohidrat dengan pertolongan cahaya matahari. Pengubahan
energi kimia menjadi energi kerja pada peristiwa pernafasan dalam
tumbuh-tumbuhan merupakan rangkaian proses kehidupan didunia. Fotosintesis
berasal dari kata foton yang berarti
cahaya dan sintesis yang berarti penyusun, jadi fotosintesis adalah
proses penyusun dari zat organik H2Odan CO2 menjadi senyawa organik yang kompleks
yang memerlukan cahaya fotosintesis hanya dapat terjadi pada tumbuhan yang
hanya mempunyai klorofil, yaitu pigmen yang berfungsi sebagai penangkap energi
cahaya matahari, fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan
tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi/terpakai
dengan memanfaatkan fotosintesis akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting
bagi kehidupan dibumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar
oksigen yang terdapat ditmosfer bumi, organisme yang menghasilkan energi
melalui fotosintesis disebut sebagai fototrof fotosintesis merupakan salah satu
cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebus co2 diikat menjadi
gula sebagai molekul penyimpanan energi cara lain yang ditempuh organisme untuk
menghasilkan karbon adalah melalui kemosin, tesis, yang dilakukan oleh sejumlah
bakteri belerang. Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan
yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan bebrapa mikroorganisme fotosintetik.
Organisme yang mampu mensitesis makanannya sendiri. Disebut sebagai organisme
autotrof. Autotrof dalam rantai makanan, menduduki sebagai produsen, pada
prinsipnya komponen yang berasal dari udara dan H2O yang diserap
dari dalam tanah selain itu sesuai dengan namanya cahaya reaksi ini membutuhkan
cahaya matahri sebagai energi dalam pembuatan autosintesisproduk (senyawa gula
dan oksigen ) reaksi fotosintesis dapat diartikan bahwa enam molekul
karbondioksida 6H2O bereaksi dengan bantuan energi cahaya matahari
untuk dirubah menjadi satu molekul glukosa dan 6O2. Glukosa adalah
molekul yang diberi ikatan-ikatan kimia penyusun molekul tersebut, glukosa,
merupakan senyawa karbon yang nantinya digunakan bersama elemen-elemen lain
didalam sel untuk membentuk senyawa kimia lain yang sangat penting organisme
tersebut seperti DNA, protein, atom penyusun glukosa sebagai suumber energi
dalam proses-proses didalam tubuh seperti organisme lainnya, tanaman tersusun
atas sel-sel sebagai unit dasar penyusun kehidupan tanaman sel-sel tanaman
mengandung struktur yang disebut kloroplast yang merupakan tempat terjadinya
fotosintesis, kloroplas adalah organ khusus yang dimiliki oleh tanaman bentuk
oval dan menganduung klorofil yang dikenal dengan zat hijau daun, seluruh
bagian tumbuhan yang merupakan struktur berwarna hijau, termasuk batang dan
buah memiliki kloroplas dalam setiap sel penyusunnya namun secara umum
aktifitas fotosintesis terjadi dalam , dalam webnya menyatakan bahwa kepadatan
kloroplas dipermukaan daun suatu tanaman rata-rata sekitar satu setengah taun
dan reaksi gelap selama reaksi terangi klorofil bersama dengan pigmen-pigmen
lainnya didalam kloroflas menyerap energi kaya elektron yang nantinya akan
terlibat dalam serangkaian rantai reaksi yang disebut transpor elektron.
Air melalui reaki
terang akan diperoleh menjadi proton elektron dan O2 proton dan
elektron yang dihasilkan dari pemecahan ini bergabung dengan senyawa aseptor
elektron NADP membentuk NADPHP beberapa proton bergerak melalui membran
kloroplas dan energi yang terbentuk berupa AIP NADPH dan ATP adalah komponen
yang masuk ke dalam reaksi gelap yang merubah molekul CO2 menjadi
molekul gula berantai karbon tiga energii kimia hasil konversi dan energi
cahaya matahri tersimpan dalam senyawa karbon yang terdapat dalam sebagai
molekul yang komplkes dan besar. Karbohidrat sangat beraneka ragam struktur
monosakarida dan polisakarida.
Fotosintesis merupakan
proses sintesis senyawa organik (glukosa) dari zat anorganik (CO2
dan H2O) dengan bantuan energi cahaya matahari. Dalam proses ini
energi radiasi diubah menjadi energi kimia dalam bentuk ATP dan NADPH +H yang selanjutnya
kan digunakan untuk mereduksi CO2 menjadi glukosa. Kloroflas
tersusun atas bagian –bagian sebagai berikut :
a.
Stroma ialah
struktur kosong di dalam kloroplas merupakan tempat glukosa terbentuk dari
karbondioksida .
b.
Tilakoid ialah
struktur cakraram bertumpuktumpuk, yang terbentuk dari pelipatan membran dalam kloroplas, yang berfungsi menangkap
energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia.
c.
Grana ialah
selubung tangkal penghubung tilakoid.
Klorofil merupakan pigmen utama yang
terapat pada tumbuhan yang berfungsi menyerap cahaya radiasi elektromagnetik
pda spektrum kasat mata. Klorofil dapat dibedakan menjadi klorofil A sangat berperan dalam reaksi gelap
fotosintesis. Sedangkan, klorofil B, merupakan klorofil yang mampu menyerap
cahaya biru dan merah kejinggan. Di dalam kloroplas, selain klorofil juga
terdapat pigmen karetonoid, antosianin, dan fikobilin jadi hanya tumbuhan yang
dapat melakukan fotosintesis karena mengandung kloroplas pada daunnya. Oleh
karena itu, tumbuhan merupakan produsen makanan karena dapat menghasilkan
makanan dengan bantuan cahaya matahri dan disebut juga organisme autotrof yaitu
organisme yang dapat membuat makanan sendiri.
Percobaan sach
membuktikan bahwa pada fotosintesis akan dihasilkan zat tepung. Daun yang sudah
beberapa saat terkena cahaya matahari dipetik daun dimasukkan pada air yang
mendidih kemudian daun dimasukkan pada alkohol panas setelah itu akan ditetesi dengan larutan
iodium hasil nya daun akan berubah menjadi biru tua hal ini membuktika bahwa
setelah terbentuk glukosa hasil fotosintesis segera diubah menjadi zat tepung.
Membuktikan bahwa didalam fotosintesis
diperlukan cahaya dan klorofil. Dari hasil pengamatan dibawah mikrosop
terhadap spyirogyra dan bakteri termo, ternyata bila dijatuhkan seberkas cahaya
yang mengenai kloroplas spirogyra, maka tampak bakteri tero akan berkerumun
pada daerah yang berkloroplas yang terkena cahaya tersebut. Namun bila seberkas
cahaya tidak mengenai kloroplas, maka tidak banyak ditemukan bakteri termo.
V.
DATA PENGAMATAN
Percobaan menggunakan dua daun yang berbeda
yaitu daun tertutup (tidak terkena cahaya matahari) dan daun terbuka (terkena
cahaya matahari
|
No
|
Pengamatan
|
Hasil
|
|
1
|
Daun di rebus dengan air panas
|
Daun tertutup dan daun terbuka menjadi layu
dan warnanya menjadi pucat
|
|
2
|
Daun di rebus dengan alkohol 95%
|
Larutan alkohol menjadi berwarna hijau karena
klorofil menjadi larut
|
|
3
|
Daun di tetesi I2
|
a)
Daun terbuka : warnanya menjadi lebih kehitaman ,
menunjukkan adanya banyak amilum yang
terdapat
dalam daun
b)
Daun
tertutup : warnanya hijau tua, menunjukkan sedikitnya amilum yang terdapat
dalam daun
|
VI.
ALAT DAN
BAHAN
1. Alat
yang digunakan:
a. Tabung
reaksi
b. Beker
glass
c. Lampu
spiritus
d. Kaki
tiga
e. Kawat
asbes
f. Penjepit
tabung
g. Pipet
kaca
h. Plat
kaca
2. Bahan
yang digunakan :
a. Alkohol
b. Larutan
KI
VII.
PROSEDUR
Daun segar yang telah di tutupi alumunium foil dan yang tidak di potong
dengan ukuran 2 x 2 cm. Daun yang telah dipotong dimasukkan kedalam tabung
reaksi yang berisi air, kemudian dipanaskan sampai mendidih, angkat dan buang
air di dalam tabung reaksi. Daun yang telah dipanaskan, dimasukkan kedalam
tabung reaksi kedua yang berisi alkohol,kemudian dipanaskan kembali hingga
klorofil larut dalam alkohol. Dibuang alkohol didalam tabung, kemudian daun
didinginkan diatas plat kaca lalu ditetesi dengan larutan KI.dan diamati
perubahan warna yang terjadi.
Daun segar yang telah
di tutupi alumunium foil dan yang tidak di potong dengan ukuran 2 x 2 cm. Daun
yang telah dipotong dimasukkan kedalam tabung reaksi yang berisi air, kemudian
dipanaskan sampai mendidih, angkat dan buang air di dalam tabung reaksi. Daun
yang telah dipanaskan, dimasukkan kedalam tabung reaksi kedua yang berisi
alkohol,kemudian dipanaskan kembali hingga klorofil larut dalam alkohol.
Dibuang alkohol didalam tabung, kemudian daun didinginkan diatas plat kaca lalu
ditetesi dengan larutan KI.dan diamati perubahan warna yang terjadi.
VIII. PEMBAHASAN
Pada
praktikum kali ini kami melakukan percobaan sach. Selama dua hari daun di tutup
dengan kertas timah, bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya kadar amilum pada kedua sisi daun yang
terkena sinar matahari dan yang tidak terkena sinar matahari. Pada hari
praktikum kami membawa daun tersebut dan sudah mengalami perubahan warna yaitu
bagian tengah daun yang di tutup kertas timah berubah warna menjadi agak pucat
hal ini dikarenakan pada bagian tengahnya tidak terkena sinar matahari atau
tidak melakukan fotosintesis, hal ini pula yang mempengaruhi kadar amilum pada
kedua sisinya.
Beberapa
hal yang dilakukan saat pengujian sach pertama setelah daun di potong menjadi
dua bagian dengan ukuran 2 x 2 cm ukuran kecil ini untuk mempermudah pengujian
yang dilakukan karena semakin kecil ruang akan memberikan ketelitian yang lebih
tinggi saat pengujian-pengujian selanjutnya dan untuk menyesuaikan dengan alat
atau wadah yang disediakan misalnya tabung reaksi dan plat kaca . Pembagiannya
yaitu bagian yang terkena sinar matahari dan yang tidak terkena sinar matahari,
dimasukan kedalam air suling yang sudah mendidih hasilnya daun menjadi layu hal
ini bertujuan untuk memudahkan proses pengujian pada step selanjutnya.
Setelah
itu daun dimasukkan ke dalam air alkohol yang sudah dididihkan selama beberapa
menit. Hasilnya air alkohol berubah warna agak kehijauan hal ini berarti
klorofil dalam daun larut. Dan hal ini membuktikan bahwa klorofil, pada daun
tidak dapat larut hanya dengan menggunakan air saja namun harus memakai suatu
larutan yaitu misalnya dengan menggunakan etanol. Karena pada etanol terdapat
susunan unsur yang dapat memecahkan molekul klorofil dalam daun.
Setelah
beberapa menit kemudian daun diangkat ditaruh pada beker glass lalu diberi
larutan I2 untuk melihat kadar amilum pada kedua daun tadi. Larutan
ini dapat digunakan sebagai uji indikator atas adanya pati dalam senyawa
organik, dengan mana larutan ini bereaksi dengan mengubah warna
biru-gelap/hitam. Larutan unsur iodium seperti Lugol akan mewarnai
pati/kanji karena interaksi iodium dengan struktur lingkar polisakarida. Pati
termasuk pati tanaman amilosa dan amilopektin, serta glikogen pada sel hewan.
Larutan Lugol tidak akan mendeteksi gula-gula sederhana seperti glukosa atau
fruktosa. Pada kondisi patologis, deposit amiloid (yaitu, deposit yang
berwarna seperti pati, tetapi tidak) dapat begitu berlimpah bahwa organ yang
terkena dampak juga akan ternoda terlalu positif untuk reaksi Lugol untuk pati.
Setelah
ditetesi larutan iodium beberapa menit kemudian terjadi perubahan warna pada
bagian yang tidak ditutup kertas timah daun berubah warna menjadi hijau kebiru-biruan dan hampir hitam sedang
kan pada daun yang tertutup berwarna hijau pekat hal ini menandakan bahwa pada
daun terbuka mengandung banyak karbohidrat karena daun terbuka mengalami proses
fotosintesis sebagimana bahwa proses fotosintesis merupakan bagian terpenting
bagi tumbuhan hijau yang berklorofil yaitu memproduksi karbohidrat berupa
glukosa.
Proses
fotosintesis dibantu oleh cahaya matahari yaitu mengubah senyawa anorganik
yaitu CO2 dan H2O menjadi bahan organik karbohidrat dan
oksigen. Jadi pada bagian daun yang tidak terkena cahaya maka tidak mengalami
fotosintesis,dan karbohidrat merupakan salah satu hasil dari fotosintesis. Pada
bagian daun yang ditutup kertas timah tetep terdapat amilum namun dalam jumlah
yang relatif lebih sedikit. Fotosintesis juga merupakan salah satu cara
pertahanan diri yang dilakukan oleh tumbuhan agar bertahan hidup. Ada beberapa
hal yang mempengaruhi fotosintesis yaitu suhu, CO2 dan cahaya adalah
faktor terpenting dalam fotosintesis. Dalam proses fotosintesis juga diperlukan
pigmen untuk mengubah cahaya matahari menjadi energi kimia.
IX.
KESIMPULAN
Proses
fotosintesis di pengaruhi oleh cahaya matahari dan klorofil serta
amilum(karbohidrat) sebagai hasil akhir.
DAFTAR PUSTAKA
Lumowa,
Sonja V. T. 2012. Bahan Ajar Botani Tingkat
Tinggi. Samarinda: Unversitas Mulawarman.
Harborne, 1997. Pengantar Fisiologi
Tumbuhan, PT Gramedia, Jakarta.
LEMBAR KONTRIBUSI
1.
Piolani
Putri Nurgeofani
-
Data
Pengamatan
-
Lampiran
2.
Retno
Anjarwati
-
Pembahasan
-
Kesimpulan
3.
Diman
Aguastian
-
Caver
-
Tujuan
-
Prinsip
-
Reaksi
-
Lembar
Pekerjaan
4.
Hartati Iswara
-
Teori
-
Daftatar
Pustaka
5.
Fifi
Nur Afiyah Somantri
-
Alat
dan Bahan
-
Prosedur
Komentar
Posting Komentar